http://heri-otomotifkomputerisasi.blogspot.com/ Engineering
Tombol Perubah Warna






HERIYANTO ISNTITUT TEKNOLOGI INDONESIA

Laman

Cari Blog Ini

Sabtu, 11 Februari 2012

AWAL MULAI BERBISNIS INTERNET







                                ASSALAMUALAIKUM,,,WR,,,WB

gan semuanya kita coba permainan bisnis online baru niee namanya INCOME WEB agan bisa menyebarkan 

affiliate sebanyak banyaknya untuk keuntungan gan sendiri dan keuntungan agan yang menjadi membernya n 

seterusnya begitu, lumayan buat tambah uang jajan sekolah atau kuliah heheheheh >>>>>>>>>>> 

OK >"_"< ane jelasin dikit ya gan ?<><><><><>< Jika agan bersedia login di sini 

        " http://www.income-web.biz?a_aid=4f3683323b058 "

Gampang caranya tinggal masukan alamat email agan lalu nama depan dan belakang agan kemudian pilih 

nex/submit/ok terus cek di email agan, disitu agan dapet konfirmasi dari INCOME WEB ada passmord n 

username agan buat login nya dan jg yang menarik nieee mata uangnya dollar loh hehehehe n selamat 

mencoba yah gan " salam sukses dah "

                   kalo da kesulitan comment ja gan di blog ane

                                          Heriyanto

Jumat, 12 Agustus 2011

Engineering

 DALAM PEMBAHASAN KALI INI SAYA HANYA MEMBAHAS DASAR-DASAR SISTEM BAHAN BAKAR PADA MESIN BENSIN DAN BAGIAN-BAGIAN KARBURATOR SECARA GARIS BESARNYA SAJA.


A . Dasar pengaliran dan fungsi  bagian utama.
Kegunaan sistem bahan bakar bensin:
Mengalirkan bensin dari tangki menuju ke motor sehingga motor bisa hidup dan menghasilkan tenaga, membentuk campuran bahan bakar dan udara serta mengatur jumlah campuran yang dihisap motor.sehingga campuran bensin dan udara sesuai kebutuhan misalkan untuk Idle,beban rendah,beban penuh dsb.
A.1 Sistem pengaliran bahan bakar
Fungsi bagian-bagian utama:
  1. Pompa bensin untuk mengalirkan bensin dari tangki ke karburator
  2. Saringan bensin untuk menyaring kotoran agar yang masuk  benar-benar bersih
  3. Katup pembatas tekanan untuk mencegah timbulnya tekanan yang berlebihan akibat kerja pompa dan tercukupinya jumlah bensin di karburator.

Persyaratan sistem pembentukan campuran:
  1. Perbandingan campuran bensin dan udara harus sesuai dengan keperluan motor
2.      Campuran bensin dan udara harus sehomogen mungkin.
3.      Jumlah campuran yang diisap motor harus dapat diatur.

Adapun macam-macam prinsip pembentukan campuran adalah sebagai berikut:
  1. Cairan diisap dan dikabutkan oleh aliran udara yang cepat,prinsip ini digunakan pada karburator
  2. Cairan disemprotkan dengan tekanan lebih ,prinsip ini digunakan pada sistem injeksi.
A.2 Karburator
Bagian-bagian
  1. Saluran masuk bensin
  2. Ruang pelampung
  3. Pelampung
  4. Ventilasi ruang pelampung
  5. Pipa pengabut (Nosel)
  6. Venturi
  7. Katup gas

Adapun prinsip kerjanya adalah sebagai berikut:
Saat piston bergerak dari TMA menuju TMB sewaktu langkah iasap terjadi aliran udara yang cepat pada venturi sehingga bensin terhisap dan bercampur dengan udara masuk kedalam silinder.
Adapun karakteristik dari karburator adalah konstruksi relatif sederhana,harga murah,campuran yang dihasilkan tidak sebaik sistem yang menggunakan injeksi serta jarang ada gangguan yang berat.
A.3 Tugas karburator
1.      Katup Gas (Throtle valve)
Tugasnya : Mengatur jumlah campuran yang masuk pada motor.
  1. Ruang  pencampur Venturi dan Pipa pengabut atau Nozle.
    Tugasnya : Mencampur bensin dan udara sehingga terjadi pengabutan yang halus.
  2. Sistem Idle, Sistem Utama, Sistem Pelampung, Sistem Percepatan, Sistem Pengaya, dan Sistem Cuk.
    Tugasnya : Membentuk perbandingan campuran yang sesuai sehingga mengakibatkan daya motor tinggi dan pemakaian bahan bakar  irit.
A.4 Jenis-jenis karburator 1

1. Jika ditinjau dari arah aliran udara, maka karburator bisa dibedakan menjadi :

1.      Karburator arus turun, karburator ini biasanya digunakan pada kebanyakan mobil.
  1. Karburator arus naik ,karburator ini biasanya dipakai pada mobil-mobil tua.
3.      Karburator arus mendatar,karburator ini biasanya digunakan pada kebanyakan sepeda motor serta mobil station.

2. Jika ditinjau dari venturi, maka karburator dapat dibedakan menjadi karburator dengan venturi tetap dan karburator venturi variabel (vakum konstan)

1.      Karburator dengan venturi tetap
Pada karburator ini ada yang menggunakan satu venturi,ada pula yang menggunakan satu venturi dengan venturi-venturi sekunder.
Kecepatan aliran udara yang melalui venturi tergantung besarnya aliran udara,dengan adanya tambahan venturi-venturi sekunder tersebut maka kualitas pengabutan bisa menjadi lebih baik.
2.      Karburator venturi variabel
Pada karburator jenis ini celah torak berfungsi sebagai venturi,gerak turun naiknya torak diatur secara otomatis berdasarkan kevakuman yang terjadi diantara celah torak.
A.6 Jenis Jenis Karburator 3
3. Jika ditinjau dari jumlah ruang pencampur, maka karburator bisa dibedakan menjadi,
  1. Karburator dengan satu ruang   pencampur, umumnya digunakan pada motor-motor kecil dan sederhana.
  2. Karburator dengan dua ruang pencampur umum digunakan pada kebanyakan mobil.
  3. Karburator dengan empat ruang pencampur biasa digunakan pada motor motor dengan kapasitas volume silinder yang besar, misal motor dengan jumlah silinder 6, 8 dan 12.
A.7 Jenis Jenis Karburator 4
4. Jika ditinjau dari urutan pembukaan katup gas maka karburator bisa dibedakan menjadi
  1. Karburator ganda,yaitu karburator yang katup gasnya membuka secara bersama-sama.
  2. Karburator bertingkat ,yaitu karburator yang kedua katup gasnya membuka secara bertingkat,katup gas tingkat 2 mulai membuka pada saat katup gas tingkat 1 terbuka penu.Adapun pembukaan katup gas tingkat 2 ada yang secara mekanis,ada yang secara pneumatis.
  3. Karburator ganda bertingkat,adalah menggabungkan jenis karburator ganda dan bertingkat,prinsip dari pembukaan katup gasnya adalah di tingkat 1 kedua katup gas kecil membuka penuh,diikuti kedua katup gas besar di tingkat 2.
A. Perbandingan masa dan volume campuran udara dan bensin.
Kegunaan:
Pembakaran bisa terjadi jika memenuhi syarat-syarat: ada bahan bakar, ada oksigen serta ada api (panas). Namun demikian walaupun ketiga syarat tersebut terpenuhi belum menjamin terjadinya pembakaran. Untuk itu harus diatur berapa jumlah bahan bakar dan berapa jumlah oksigen (udara) yang akan dibakar dalam perbandingan tertentu, sehingga campuran tersebut mudah terbakar
1.2
Perbandingan campuran
A.1 Percobaan Perbandingan masa dan volume campuran udara dan bensin.
Contoh percobaan perbandingan campuran:
1. Udara     : 1   liter
    Bensin    : 20 liter
Udara dan bensin dimasukkan kedalam suatu tabung percobaan dan ditutup, kemudian dikocok-kocok beberapa saat supaya terjadi percampuran, setelah itu dibakar melalui percikan bunga api dari tegangan tinggi koil. Hasilnya tidak terjadi ledakan (tidak meledak) karena perbandingan campuran udara dan bensin terlalu kaya.
2. Udara    :  1 liter
    Bensin   :  1,5 liter
Dengan perlakuan yang sama hasilnya terjadi ledakan kartena campuran udara dan bensin sesuai.
3. Udara    : 1 liter
    Bensin  : 0,5 liter

Dengan percobaan yang sama hasilnya tidak terjadi ledakan karena campuran udara dan bensin terlalu miskin.
Sehingga dari ketiga percobaan tersebut kita bisa menyimpulkan bahwa jumlah udara dan bensin (perbandingan campuran) yang dapat terbakar ada batas-batasnya, iika campuran terlalu kaya, atau terlalu miskin maka tidak dapat terbakar.
1.2
Perbandingan campuran
A.2 Perbandingan massa & volume campuran udara/bensin yang ideal
Pembakaran dapat sempurna apabila udara dan bensin dalam perbandingan campuran yang sesuai, sehingga campuran mudah terbakar oleh nyala api, serta semua oksigen (udara) dan bensin terbakar habis tanpa sisa.
Adapun perbandingan campuran udara dan bensin yang ideal adalah sebagai berikut :
 1 kg bensin        :     15 kg udara
                          atau
1 liter bensin      :    9000 liter udara
A.3 Pengaruh perbandingan campuran terhadap daya dan pemakaian bensin
Pembakaran yang terjadi pada motor tidak pernah sempurna,oleh sebab itu pada gas hasil pembakaran selalu terdapat sisa oksigen dan bahan bakar.Pada praktik perbandingan campuran akan disesuaikan dengan keadaan motor,yaitu :
Campuran sedikit kaya untuk menghasilkan daya motor yang tinggi pada beban penuh (katup gas terbuka penuh).
Campuran sedikit kurus untuk menghasilkan pemakaian bensin yang irit pada beban rendah(katup gas terbuka sedikit).
Sehingga kita bisa menyimpulkan bahwa perbandingan campuran yang ideal harus disesuaikan dengan keadaan motor.  
A. Prinsip dasar karburator 1
Prinsip kerja pada karburator sama dengan prinsip pengecatan dengan semprotan atau prinsip obat nyamuk semprot. Ketika udara ditiup melalui pipa penyemprot dengan cepat maka tekanan dalam pipa dan ujungnya akan turun (rendah). Sehingga cairan dalam tabung penyemprot akan terhisap kedalam pipa dan membentuk partikel-partikel kecil saat terdorong oleh udara. Semakin cepat aliran udara yang melalui pipa maka semakin turun pula tekanannya sehingga semakin banyak pula cairan yang terhisap.
Sistem utama
Bensin dapat dihisap pada pipa pengabut (nosel) sesuai kecepatan aliran udara yang mengalir kedalam motor.Sedang besar kecilnya aliran udara yang mengalir kedalam silinder motor diatur oleh katup gas.
Venturi
Fungsi dari venturi adalah untuk menurunkan tekanan udara pada waktu udara mengalir dengan cepat .
Venturi pada pipa pengabut (nosel) untuk menurunkan tekanan udara agar bensin juga terhisap pada keadaan katup gas terbuka sedikit (kecepatan aliran uda lambat)
Penambahan udara pada pipa pengabut (nosel)
Tujuan penambahan lubang udara pada pipa pengabut agar bensin dan udara bercampur lebih homogen karena bensin akan bercampur lebih dulu dengan udara dari lubang udara baru kemudian akan bercampur dengan udara pada ruang pencampur.
Sistem Pelampung
Ada dua keadaan, yaitu:
1.      Tinggi permukaan bensin terhadap ujung nosel mempunyai selisih jarak kecil.
2.      Sedang keadaan yang kedua tinggi permukaan bensin terhadap ujung nosel mempunyai selisih jarak besar.
Jika kecepatan aliran udara yang mengalir kedua keadaan sama maka pada keadaan yang pertama bensin yang mengalir banyak, sedang pada keadaan yang kedua bensin yang mengalir sedikit, bahkan mungkin tidak mampu untuk mengalir.
Untuk memperbaiki keadaan tersebut maka pada karburator dilengkapi dengan sistem pelampung,sehingga tinggi permukaan bensin terhadap ujung nosel selalu tetap.
Masalah pada sistem utama
Jika kecepatan aliran udara sangat lambat(katup gas tertutup). Ada dua keadaan, yaitu:
1.     Kecepatan aliran udara yang mengalir cepat, pada keadaan ini,  bensin dalam ruang pelampung akan terhisap
2.     Kecepatan aliran udara yang mengalir lambat, pada keadaan ini bensin tidak dapat terisap.
Maka perbaikan dari keadaan yang kedua adalah dengan sistem idle.
Jadi kegunaan sistem idle adalah saat katup gas tertutup, maka timbul kevakuman dibelakang katup gas, saluran idle akan mengalirkan bensin sehingga motor bisa tetap hidup saat katup gas tidak diinjak.  
A.Tangki bahan bakar
 
1.      Tanki, sebagai tempat menampung bensin
2.      Ventilasi udara, agar tekanan dalam tanki tetap sama dengan tekanan udara luar ( atmosfir )
3.      Saringan bensin, memisahkan kotoran agar bensin bersih
4.      Pompa bensin, memindahkan bensin dari tanki ke karburator
5.      Sistem pelampung, mengatur pemasukan bensin pada karburator
6.      Saluran pengembali, untuk mencegah timbulnya gelembung uap bensin ( sistem ini tidak dipasang pada setiap mobil )

Untuk apa separator ?
Mencegah goncangan bensin waktu mobil berjalan supaya tidak terjadi isapan udara pada pompa bensin.

Mengapa dalam tangki kadang – kadang terdapat air ?

Jika isi bensin sedikit, Jumlah udara dalam tangki banyak
Air dalam udara dapat mengembun waktu temperatur dingin, akibatnya
dalam tangki terdapat air. Macam – Macam Konstruksi Ventilasi Tangki
1. Ventilasi pada tutup
  • Macam ventilasi ini banyak dipakai pada sepeda motor.
  • Waktu mengganti tutup tangki baru, periksalah apakah terdapat ventilasi pada tutup tangki

2. Ventilasi pada tangki
  • Konstruksi untuk ventilasi ini sering digunakan pada mobil
  • Jika ujung saluran ventilasi tidak dipasang pada tempat yang bersih, kotoran dapat masuk pada tanki

3. Ventilasi Dengan Katup
  • Jenis ventilasi ini lebih aman terhadap kebocoran saat mobil posisi miring sekali / terbalik
  • Penguapan bensin berkurang, pemakaian bensin irit
  • Slang pada katup tekan kadang-kadang dihubungkan ke karburator
Saringan Bensin
Arah aliran
  • Pengaliran bensin dalam saringan selalu menuju dari luar elemen ke bagian dalam
  • Perhatikan waktu memasang dan mengganti baru saringan bensin, lihat tanda arah aliran pada rumah saringan bensin
Rumah saringan bensin terbuat dari :
  • Plastik
  • Plat
Bahan elemen saringan terbuat dari :
  • Kasa kawat
  • Kertas
  • Kasa plastik
Macam – macam konstruksi pompa bensin
  • Pompa bensin mekanis
    Pompa digerakkan oleh
    putaran motor ( contoh : eksenter poros kam mendorong tuas penggerak )
  • Pompa bensin listrik
    Pompa digerakkan
    motor
    Biasannya  pompa bensin diletakkan
    dekat atau di dalam tangki bahan bakar.
Kegunaan :
  • Memindahkan bensin dari tempat rendah ( tanki ) ketempat yang tinggi ( karburator )
·         Mengatur tekanan bensin agar tetap konstan
Cara Kerja Pompa Bensin Mekanis  :        
1. Langkah Isap
Poros eksentris mendorong tuas bagian kiri ke atas, tuas bagian kanan ke bawah menarik batang penarik dan membran. Ruang di atas membran volumenya membesar katup masuk tertarik membuka bensin masuk ke ruang pompa.
Membran tertarik ke bawah oleh tuas pompa akibat gerakan eksenter.
Akibatnya ruang di atas membran membesar, katup isap membuka bensin terisap ke ruang kerja.
Cara Kerja Pompa Bensin Mekanis  :        
2. Langkah Tekan
  • Poros eksentris melepas tuas pompa
·         Membran tertekan oleh pegas, bukan oleh tuas pompa
·         Katup tekan membuka, bensin tertekan ke karburator

Catatan :
·         Kekuatan pegas tekan menentukan pemompaan.
  • Cara kerja pengatur hasil pemompaan Hasil pemompaan harus diatur sesuai dengan pemakaian untuk mencegah banjir pada karburator
  • Jika katup pelampung tetutup, membran akan diam pada posisi terendah karena tekanan pemompaan tidak mampu membuka katup pelampung --> tidak terjadi pemompaan bensin
Tuas penggerak bergerak bebas dalam celah batang penarik
Data – Data Pompa
  • Vakum ( penghisapan )                   :  Minimal  – 10 Kpa ( -0,1 bar )
  • Tekanaan pemompaan                    :  20 ¸ 30 Kpa ( 0,2 – 0,3 bar )
  1. Hasil pemompaan                           :  minimal 0,5 liter/menit pada 1000 Rpm
  2. Kebocoran :
  • Membran pecah / robek / rusak.
  • Tutup pompa pakingnya rusak atau bengkok
  1. Vakum ( pengisapan ) kurang :
  • Katup tekan tidak rapat
  1. Ruang isap bocor ( misal = tutup pompa bengkok ) Tekanan pemompaan kurang :
  • Katup isap bocor
  1. Katup pengembali bocor ( bila ada katup pengembali )
  2. Tekanaan pemompaan terlalu tinggi :
  •  Tebal paking flens pompa kurang / isolator tak terpasang
  1. Hasil pemompaan kurang :
  • Pompa tersumbat
  • Keausaan / kerusakan pada penggerak pompa
  • Katup – katup bocor
Sistem Pelampung
Kegunaan : Mengatur batas permukaan bensin dalam ruang pelampung agar relatif tetap ( kostan )
Cara kerja sistem pelampung
Tinggi permukaan bensin berkurang
·         Pelampung turun
  • Jarum pelampung membuka saluran masuk bensin
Bensin masuk mengisi ruang pelampung
Tinggi permukaan bensin sesuai
  • Pelampung naik
  • Katup jarum pelampung menyumbat saluran bensin
Bensin tertahan pada salurannya  (tidak mengalir)
Gangguan pada permukaan pelampung
 1) Terlalu tinggi
a) Kesalahan Kecil:
·         Campuran pada sistem utama menjadi lebih kaya
b) Kesalahan Besar:
·         Bensin langsung mengalir pada nosel dan kemudian banjir
 2) Terlalu Rendah
a) Kesalahan kecil :
·         Campuran pada sistem utama menjadi lebih kurus
a) Kesalahan besar :
·         Bensin tidak terisap pada sistem utama mesin akan mati
Catatan
Perbedaan tinggi permukaan bensin terhadap tinggi nosel umummnya 5 – 10 mm
Katup Jarum Pelampung
Potongan katup jarum
1.      Rumah jarum
2.      Katup jarum
3.      Pegas
4.      Peluru
5.      Celah untuk aliran bensin
Kegunaan pegas katup jarum pelampung
Kejutan mobil mengakibatkan getaran pada pelampung sehingga terjadi pukulan katup jarum pelampung terhadap dudukannya  Keausan besar. Oleh karena itu kebanyakan katup jarum pelampung berpegas.
Gangguan / kerusakan pada katup jarum pelampung
a)      Macet :
·         Bensin tidak mengalir ke ruang pelampung
Mesin tidak dapat hidup
a)      Aus :
·         Bensin mengalir terlalu banyak keruang pelampung
Banjir, mesin sulit hidup
Pelampung
  1. Pelampung berongga
    Terbuat dari plastik / plastik
    Kerusakan --> bocor
  2. Pelampung pejal atau padat
    Terbuat dari bahan sintesis
Gangguan / kerusakan pada pelampung
·         Bocor : Pengontrolan permukaan bensin kurang baik karena pelampung tenggelam Þ banjir
.6 Sistem ventilasi ruang pelampung A Sistem ventilasi ruang pelampung
Kegunaan : Menstabilkan tekanan pada batas permukaan bensin agar konstan

A.Ventilasi ekstern

Ventilasi ekstern
  • Saluran ventilasi mengarah ke udara luar --> timbul polusi udara
  • Kondisi saringan udara mempengaruhi perbandingan campuran
Karburator tua umumnya dilengkapi dengan ventilasi ini

B.Ventilasi intern

Ventilasi intern
  • Saluran ventilasi mengarah saringan udara --> tidak timbul polusi udara
  • Kondisi saringan udara tidak mempengaruhi perbandingan campuran
Karburator modern umumnya dilengakapi dengan ventilasi ini

(  SEMOGA ILU YANG SEKEDAR INI BERMANFAAT BAGI KALIAN YANG MEMBACANYA )
                                 

                                              


(((((  HERIYANTO  )))))